Takut, yah aku takut kehilangan dia, tapi selalu kuyakinkan diri bahwa aku tak pernah merasa kehilangan, karena tak pernah satu waktu pun aku memilikinya.
Tubuhnya pun tidak. Apalagi jiwa dan hatinya.
Tapi entah kenapa ada rasa takut itu.
Pernah sekilas aku melihat takut itu dimatanya.
Rasa takut yang sama denganku . Meski tak terucap.
Cinta?. Tak ada cinta disini, tak pernah terucap meski kental terasa.
Takut aku takut dia pergi, pergi tak kembali, pergi hanya untuk dirinya.
Tapi tak pernah ku minta dia untuk tetap tinggal.
Tak ada ras rindu yang terucap. Walau dengungannya dekat sekali.
“Sudah berapa kata rindu terucap untukmu?. “ tanyaku suatu kali
“Aku rindu kamu juga…” jawabmu telak.
Kurasakan dadaku berdesir, kuingin lebih dari sekedar mengutarakan itu.
Tapi rasa takut itu mengelilingiku.
Kataku, “Aku takut kehilanganmu.”
“Kita tidak benar-benar memiliki” jawabmu .
Tak akan pernah kehilangan,,
ReplyDeletedengungan rindu tiap saat terucap,,
krn itu yg ada dlm hati,,
walau kita secara phisik tdk pernah memiliki
tapi secara hati dan jiwaku seakan menyatu dgnmu,,
begitu melekat erat dlm hati,,
itulah yg kurasakan,,
cinta ini tulus untukmu,,
loving u is like breathing, how can i stop?