Tuesday, May 31, 2011

Kau yang slalu kurindu



Betapa aku sangat merindukanmu,
walau kutahu kau tak mencintaiku lagi,
tapi kau slalu menjadi inspirasiku....
kau slalu ada dalam hayalku...,
slalu dalam hatiku..., tak'kan pernah tergantikan.
meskipun jarak dan waktu memisahkan kita,
meskipun kau tak mau temuiku lagi,
meskipun ku tak mampu berkata-kata lagi,
hanya ini Lieve yang dapat kuungkapkan,
Lieve....,
ini cintaku,,, ini ketulusanku
aku selalu mencintaimu selamanya.

Glitterfy.com - Love Glitter Graphics

Friday, May 20, 2011

Aku kehilangan dia

hampa....sepi sendiri,
jujur smangat seakan ikut pergi
pingin malas2an terus...
entahlah sampai kapan.....
kucoba giat kembali dengan aktivitas...
biar tak terasa sepi hati ini..
namun tetap terasa ada yang hilang di hati ini,
hingga waktu berjalan begitu cepatnya...
dan ku tak dapat menahannya....
Dia tlah pergi....yaa tlah pergi.....
kepergiannya tlah membuka
mata hatiku  pd apa yang saya anggap selama ini,
bahwa semuanya sia2..., tidak ada yang dapat dipertahankan.
kesia-siaan diatas kesia-siaan...
dan ini membuktikan apa yang ku pikirkan,,.
Bahwa ternyata tak ada yang dapat meyakinkanku tentang "Hal satu ini"
Namun terkadang kita menentangnya dan seakan tak mau tahu.
Itulah kekerasan hati,, yang membawa kepedihan dan penyesalan.
aku kehilangan dia,,,

Tuesday, May 17, 2011

"Yang tak mau pergi"


mengapa kerinduan ini tak mau hilang dariku,,
walau sudah kuyakinkan pada diri ini bahwa :
"Lieve tak mencintaiku lagi,
lieve tlah meninggalkanku,
tak mungkin ku paksakan cintaku,
lieve tak mungkin mencintaiku....?
Tapi mengapa rasa ini tetap tak mau pergi,
mengapa hati ini semakin tak menentu dibuatmu,
ku ingin ada disampingmu,, tapi masih mungkinkah itu?
mengapa aku slalu merindukanmu lieve....
Aku kangeeeeennn lieve.......
Bayangmu tak pernah mau pergi dari hayalku,
sungguh aku cinta padamu,
aku tetap mengagumimu,
walau aku tak bisa memiliki cintamu,
walau aku tak bisa merenbgkuhmu,
sbab cintaku bukanlah cinta biasa....
sbab kamu yang memiliki....Lieve
Tapi ku tak mungkin memaksamu mencintaiku,,
ku hanya dapat mengagumimu...
ku hanya dapat bermimpi tentangmu...
yaah ku hanya bisa berharap "semua tersenyum bahagia"

Monday, May 16, 2011

PASKAH



Selesai sudah aktivitas panitia paskah,
walau dengan tubuh yang lumayan capek,
bersyukur tidak sampai tergeletak sakit.

Memberikan diri untuk hal-hal yang positif
boleh menjadi berkat bagi banyak orang,
melayani dengan hati tulus dan gembira

Semoga apa yang kuberikan,
diberkati menjadi berkat bagi banyak orang..

HALELUYA,,,,
TERPUJILAH TUHAN,,,,
yang memberkatiku,,,
sehat kuat dan dengan berkat yang berkelimpahan,
Terimakasih TUHAN.

Tuesday, May 10, 2011

Part-20

"Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, mengenal yang Maha Kudus adalah pengertian; Amsal 9:10"

Mata dicipta untuk melihat.... Sayang, meski kita bermata, tapi kita tak melihat.
Telinga dicipta untuk mendengar.... Telinga kita memang masih berfungsi dengan baik dan normal, hanya sayang, kita sudah terbiasa menulikan telinga.
Mulut dicipta untuk berbicara...... Tak ada yang salah dengan mulut kita, hanya kita lebih suka memilih untuk berdiam, membisu dan bersikap apatis dengan segala sesuatu yang terjadi.
Yang lebih penting dari itu semua adalah hati. Hati dicipta untuk merasa. Namun sekarang, nurani kita tak lagi terusik, tersentuh pun rasanya tidak...?!

Roma 8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?

Penindasan? Mulai dari penangkapan sampai dengan penyaliban, Yesus mengalami penindasan yang luar biasa. Ia di siksa dan di sesah.

Kelaparan? Yesus sudah mengalaminya, Itulah sebabnya ia berkata “Aku haus...” waktu di kayu salib. Sejak awal penderitaannya, tidak ada makanan dan minuman yang masuk kedalam perut Tuhan Yesus.

Ketelanjangan? Yesus juga sudah mengalaminya. Para prajurit menelanjanginya dan membagi-bagikan jubahnya. Itu kita temukan pada ayat dibawah:

Matius 27:35 Sesudah menyalibkan Dia mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi.

Bahaya dan Pedang? Itu juga sudah di alami-Nya. Lambung Yesus di tusuk dengan lembing, tetapi semuanya itu tidak dapat memisahkan kita dari kasih Kristus.

bahkan bukan hanya hal-hal penderitaan diatas yang tidak dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan, Waktu-pun tidak dapat memisahkannya karena Tuhan mengasihi kita dengan kasih yang kekal, tidak dibatasi oleh waktu. Itu kita temukan pada ayat dibawah:

Yeremia 31:3 Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.

Lalu bagaimana dengan kita?
Apa yang dapat memisahkan kasih kita kepada Tuhan?
Hal apa saja yang bisa membuat kasih kita hilang kepada Tuhan?

Penindasankah? Kelaparankah? Ketelanjangankah? Bahaya atau pedangkah?

Tuhan Yesus telah membuktikan bahwa semuanya itu tidak akan memisahkan kasihnya kepada kita. Namun sungguh ironis, ada orang Kristen yang rela meninggalkan kasihnya kepada Tuhan karena hal-hal diatas. Ada orang Kristen yang rela meninggalkan imannya hanya karena jabatan, karena pekerjaan, karena Jodoh, karena kelaparan dan karena takut di tindas.

Demikian juga penderitaan yang kita alami dalam kehidupan baik itu persoalan rumah tangga , persoalan anak, persoalan pekerjaan, persoalan pelayanan.....
semua itu tidak dapat memisahkan kita dari kasih Kristus, jika kita sadar bahwa kematianNYA di kayu salib mau mengatakan kepada kita bahwa "semua sudah selesai"

Saturday, May 7, 2011

"beautifully happy marriage"



PERNIKAHAN disediakan Tuhan utk kebaikan manusia.

Bagaimana pernikahan akan selalu bahagia:

1. Kebahagian pernikahan bukan pada kesempurnaan namun pengertian.

2. Kebahagiaan pernikahan tdk menekankan pada HAK namun KEWAJIBAN.

3. Kebahagiaan pernikahan tdk menekankan pada APA YG SAYA MAU, namun APA YG TUHAN MAU.

4. Kebahagiaan pernikahan tdk menekankan APA YG SAYA MILIKI namun APA YG TUHAN PERCAYAKAN




  • Kita semua diciptakan sempurna agar kita bijaksana terhadap ketidaksempurnaan kita di dalam menerima satu dengan yang lainnya, dalam hal menjalin hubungan pernikahan dengan cara yang sempurna karena itu dibutuhkan PENGERTIAN.

  • Kita semua punya hak untuk dicintai dan mencintai, , namun realita terkadang lain yang kita hadapi,, saat kita begitu sungguh2 mencintai kita dihianati. Namun tetaplah lakukan kewajibanmu untuk TETAP MENCINTAI sebab disaat kau menabur cinta kasih kau akan menuai cinta kasiH untuk dicintai.

  • Kita semua punya hak untuk memilih dan dipilih tapi seiring perjalanan pernikahan setelah sekian lama berumah tangga mulai ada perbedaan, pertentangan, keegoisan, sehingga mulailah kita bertanya pada diri sendiri "wah...saya sudah salah pilih..!, ini bukan jodoh saya?!". Jika semula kita berjanji dalam janji pernikahan dan kemudian diberkati, sehingga terpatri dalam janji 'TIDAK ADA' yang dapat memisahkan selain maut, NAMUN kenyataan yang kita mau dan kita yang buat perpisahan itu terjadi...!! kita melanggar apa yang TUHAN MAU dari kita, Untuk saling memperlengkapi menjadi satu kasih, satu hati, satu jiwa dan satu pengharapan kepada Tuhan.

  • Kita semua dianugerahkan talenta masing-masing untuk menjadi berkat bagi orang lain. Namun lewat talenta yang kita miliki, terkadang membuat kita tinggi hati sehingga keberhasilan yang kita raih seakan adalah hasil usaha kita sendiri dan kita lupa ada Tuhan yang menitip atau mempercayakan talenta itu kepada kita. Hingga suatu saat talenta kita diambil.., sudah siapkah kita.....? Demikian juga istri/suami sebagai pasangan kita bukan milik kita sepenuhnya tetapi hanya dititipkan atau dipercayakan kepada kita untuk mendampingi kita,,, bagaimana jika yang Empunya memintanya kembali..., sudah siapkah kita....?"

KEBAHAGIAAN PERNIKAHAN TIDAK DIPEROLEH LEWAT HARTA DUNIAWI apakah : (RUMAH.....?, MOBIL....?, ISTANA....?, JABATAN dan KEDUDUKAN...?,)
NAMUN..........,
KEBAHAGIAAN PERNIKAHAN AKAN diperoleh:
DISAAT KITA MENGERTI DAN MEMAHAMI,
DICINTAI DAN MENCINTAI,
MELAKUKAN APA YANG TUHAN MAU DALAM PERNIKAHAN KITA,
MEMPERTANGGUNG-JAWABKAN APA YANG TUHAN PERCAYAKAN KEPADA KITA,
disaat ITULAH SUASANA SORGAwi ADA DALAM RUMAH TANGGA KITA.



Glitter Photos



Thursday, May 5, 2011

"Kamu penting bagi saya"


Yohanes 10:14, 16 "Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku ...dan mereka akan mendengarkan suara-Ku..."
Salah satu cara untuk menyembah Tuhan adalah dengan mendengarkan Dia. Mendengarkan adalah salah satu hadiah terbesar yang bisa Anda berikan kepada seseorang. Ketika Anda mendengarkan seseorang, Anda mengatakan, "Kamu penting bagi saya". Ketika saya mendengarkan anak-anak saya, ketika saya mendengarkan suami saya, ketika saya mendengarkan siapa pun, saya berkata, "Saya menghargai apa yang Anda katakan.
Saya menghargai pendapat Anda. Anda penting bagi saya. "Ketika saya tidak mendengarkan seseorang, pada dasarnya saya berkata, "Anda tidak penting bagi saya.. Anda tidak berarti untuk saya... Saya tidak menghargai apa yang Anda katakan."
Hal ini sama seperti hubungan kita dengan Tuhan.Setiap kali Anda mendengarkan Tuhan, Anda berkata, "Tuhan, Engkau berarti bagi saya. Saya menghargai apa yang Engkau katakan."Mendengarkan adalah bagian yang paling disalahpahami dan diabaikan dari doa.Kebanyakan dari kita berpikir bahwa doa itu hanya berbicara kepada Allah.Berbicara sebenarnya hanya lima puluh persen dari doa, Lima puluh persen lainnya dari doa adalah menjadi tenang dan membiarkan Tuhan berbicara kepada kita.Biasanya kita selalu berada dalam situasi yang terlalu terburu-buru untuk melakukan hal ini.Apa yang kita lakukan adalah mengatakan, "Hai, Tuhan, ini aku. Aku punya sepuluh hal yang aku butuhkan dari Engkau. Terima kasih. Selesai dan goodbye."Kita tidak menunggu dan tidak mendengarkan.
Yesus berkata, "Akulah Gembala yang Baik, Aku mengenal domba-domba-Ku, mereka mengenal Aku, dan mereka mendengarkan suara-Ku. "Seberapa sering Anda berhenti sejenak untuk mendengarkan Tuhan setiap hari? Apakah Anda berhenti sejenak dan berkata, "Tuhan, apakah ada sesuatu yang ingin Engkau katakan tentang hal ini?"
Doa yang sebenarnya bukan hanya berisi ucapan-ucapan dan permohonan, mendengarkan suara Tuhan adalah bagian yang penting dari doa. Amin

Wednesday, May 4, 2011

"Berbicara"

Herlina Al Sincere :
Mazmur 116:1-2 "Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku. Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya.
Salah satu cara untuk menyembah Tuhan adalah dengan berbicara kepada-Nya dalam doa dan pujian, demikian juga "Ketika kita benar-benar mencintai seseorang, kita tdk hanya ingin menghabiskan waktu dgn org itu, kita akan selalu ingin berbicara dan dekat dengan dia..
Pikirkan tentang dua remaja yang sedang jatuh cinta, mereka selalu berbicara di telepon sepanjang waktu. Mereka bicara dan bicara dan bicara........., Mereka ingin slalu mengenal satu sama lain.., Itulah cara kita mengenal seseorang yaitu melalui komunikasi....., Jika pasangan Anda tidak pernah berbicara lagi dengan Anda dan membiarkan anda menebak sendiri,, Anda memiliki sebuah alasan untuk mulai bertanya-tanya; "Apakah dia mencintai saya?"
Dan itulah mengapa kita menunjukkan pada Tuhan bahwa kita mengasihi-Nya ketika kita berbicara kepada-Nya. Apa yang Anda bicarakan kepada Allah selama Anda menyembah-Nya? Apa pun akan Anda bicarakan dengan teman terbaik Anda: harapan Anda, ketakutan Anda, mimpi Anda, kecemasan Anda, hal-hal yang Anda banggakan, hal-hal yang membuat Anda malu, tujuan Anda, ambisi Anda, sakit hati Anda.
Jika Anda tidak merasa dekat dengan Tuhan, ada solusi yang sederhana untuk itu: mulai berbicara kepada-Nya!Dia telah mengundang Anda untuk berbicara dengan Dia, Dia ingin berbicara dengan Anda.Doa bukanlah seperti tugas yang harus Anda lakukan.Doa adalah kehormatan yang bisa Anda lakukan.Anda bisa berbicara dengan Pencipta alam semesta.
Anda mungkin berkata, "Saya ingin punya waktu doa lebih banyak dengan Tuhan. Saya ingin berbicara dengan Tuhan. Tapi saya selalu tidak punya waktu."Lalu Anda menjadi terlalu sibuk...Anda tidak akan pernah punya waktu, Anda harus menyediakan waktu untuk berdoa.Jika kehidupan Kristen Anda telah menjadi rutinitas, membosankan, dan tanpa sukacita, segera bawa diri Anda pada Tuhan dan berbicara kepada-Nya.
Doa bukanlah rutinitas agamawi, doa adalah suatu kehormatan, ketika kita memiliki akses langsung untuk berbicara pada Tuhan, mari kita dengan penuh hormat dan kerendahan hati berbicara melalui doa kepadaNya pagi ini, doa adalah nafas rohani anak-anak tebusanNya, amin

Hiduplah dlm KESATUAN di dlm keluarga, Hal-hal penting utk menjadi satu:

1. Belajar mengasihi bukan hanya kelebihan pasangan, namun juga kekurangannya,

2. Belajar utk tdk melihat perbedaan sbg "jurang perpisahan" namun sbg "anugerah yg menguatkan"

3. Belajar menyukai kesukaan pasangan.

4. Belajar mengerti dasar berpikir pasangan.

5. Hindari membicarakan kekurangan, serta kelemahan pasangan dgn org lain, tapi jalinlah komunikasi dengan pasangan anda sesering mungkin.







Mencintai

"SUARA HATI"

My AL...

Kenangan manis kita terukir indah merayu
Pasca percintaan yang amat menyatu
Tiada hari-hariku selain mengingatmu
Itulah suara hati ini...
Untuk kita berdua

Feelyne hsmm...
Aku bukanlah sosok "angin surga"
Aku hamba Allah yang hina penuh dosa
Hidup ini tidaklah kekal selamanya
Tapi waktu menghantar bertemu..AL
Walau hidup bahagia atau sengsara
Walau kasihmu jujur ataupun dusta

My AL...
Kejujuranmu menyentuh jiwa
Menyadarkanku akan arti
Bisikan...."with love"...
Gerimis tangis untuk sebuah asa
Semoga kita terus bersama
Dalam suka ataupun duka

Cantik...
Nasib tak mengenal sebuah cinta
Kebohongan takkan pernah menyatukan kita
Kecemburuan selalunya buta
Waktu dan jarak bukanlah alasan
Ketulusan adalah kunci sebuah cinta dan cita
Dalam berjuang dan berkelana
Menempuh masa depan yang ceria

Cantik...
Berjanjilah pada kesetiaan
Aku kan menemanimu pada seribu perjalanan
Percayakan aku membawa masa depan
Dengan Doa, semangat dan perjuangan
Dalam kasih dan sayang...
Sampai semua tersenyum...
Untukmu feelynehsmm...

"Cinta di hati ini"


Lieve.... sepi rasanya tanpamu
itu saya akui dan tak bisa di bohongi, ku selalu merindukanmu,
kuhanya bisa menggores hari-hariku dengan menulis,
agar kudapat mengungkapkan semua rasaku.

Lieve.... kusadari, kau tlah mengambil keputusan yang tepat
sebagaimana pernah kau tulis hidup ini adalah pilihan,
dan saya percaya Lieve sudah mengambil pilihan yang tepat,
sebab tanpa kau sadari itulah sebenarnya yang ada dalam hatimu.
semua itu konkrit tidak bisa dipungkiri, yah itu nyata
lieve.., u belong to them, and they belonged to your
saya dapat merasakan,,,Betapa
hangatnya, bahagianya suasana yang tercipta
karena itulah yang seharusnya,
saya ikut bahagia karena saya percaya cinta dihati ini tulus

lieve akupun merindukan kehangatan, kebahagiaan itu terjadi
denganku,,, dan itu selalu menjadi doa saya
bagi Tuhan tak ada yang mustahil,
jika kita slalu berdoa dan berharap menanti dalam kesetiaan,
Saat yang indah itu.................,
Tuhan sudah siapkan tepat pada waktunya.
itu slalu menjadi keyakinanku.

lieve..., saya hanya bisa berharap
kau baik-baik slalu
jaga Hatimu,,,,
jaga kesehatanmu,,,
jagalah dan buat mereka semua tersenyum bahagia
mereka bangga memilikimu,
mencintaimu, mendoakanmu,
b'coz u 'r d' BEST daddy 4 them.

Kalau ternyata hingga saat inipun sepertinya sulit
untuk menemukan cinta yang sesungguhnya,,"true Love"
diri ini tak akan menyerah.....,
Sebab di hati ini sudah tersimpan "cinta sejati" itu.
Kita tak mungkin memaksakan cinta kalau itu hanya berbentuk
kasihan atau perhatian karena simpati,
karena kutahu cinta tak mungkin dipaksakan,
jika tidak datang dari hati.... maka cinta Tidak akan Bertahan.

Seandainya aku harus sujud dikakimu untuk meyakinkanmu
bahwa hati ini sangat mencintaimu
itu bukan satu2nya cara untuk membuktikan kemurnian cinta ini.

"Kemurnian cinta ini akan teruji oleh waktu,
"ketulusan hati ini akan teruji oleh keadaan,
"kesucian hati ini akan teruji oleh jarak,
"itulah cinta dihati ini
",
God bless u en fam




Monday, May 2, 2011

Part-19


"Kenangan yang tak' pernah kulupa"

2008 adalah awal tahun yang tak pernah kuduga, menyimpan kenangan yang begitu dalam buat hidupku. Hari itu 29 Januari kumelangkah menemui Feelyne dengan sebuah harapan bahwa orang ini dapat memberi solusi dalam permasalahan yang sedang kuhadapi sebab bagiku orang ini adalah orang yang tepat dan tahu persis langkah apa yang harus saya ambil dalam menyikapi persoalan di lingkungan kesatuan yang dipimpinnya. Sebagai orang yang saya kagumi, besar harapan saya untuk dapat mengarahkan saya agar tidak salah langkah dalam menyikapi kemelut dalam rumah tangga yang saya hadapi. Dengan keyakinan inilah kuberanikan diri minta izin untuk melangkahkan kakiku untuk menemuinya.

Hal ini saya lakukan juga karena saran dari kakak iparku, agar saya menemui Feelyne, untuk minta petunjuk. Sore itu dengan sepengetahuan kakak iparku saya menemui Feelyne dan hal ini pertama kali saya lakukan selama saya menghadapi prahara yang menimpa rumah tanggaku, untuk meminta petunjuk dari pimpinan korps suamiku menyangkut persoalan yang kami hadapi. Dengan segenap hati kucoba menceritakan pokok-pokok permasalahan yang sedang saya hadapi, Feelyne pada waktu itu menanyakan apa yang menjadi permasalahanku, dan beliau begitu sangat perhatian mendengarkan ceritaku. Sehingga akhir cerita beliau mengatakan bahwa :

"kalau saya berada pada posisi ibu saya tidak sanggup untk menghadapinya, saya pribadi harus angkat tangan hormat kepada ibu. Apa yang sudah ibu lakukan adalah sudah tepat dan saya sarankan untuk ibu mengurus bagian rumah tangga ibu dengan baik dan untuk urusan kantor nanti saya yang tangani"

Bentuk perhatian ini membuat saya sangat berterima kasih dari dasar hati yang tulus, dan saya begitu sangat kagum pada saat beliau menceritakan bagaimana ibunya juga berjuang sendirian pada saat bapaknya meninggal. Satu ungkapan seorang anak bahwa ibu adalah bagian yang sangat berarti dalam hidupnya sudah tentu hal ini melukiskan bagaimana beliau sangat menghormati dan bangga pada ibunya. Saat itu saya merasa kecil sekali dihadapannya, saya belum berbuat banyak dengan apa yang saya lakukan sebagai seorang ibu, perjuangan saya belum berarti apa-apa. Rasa kagum dan rasa hormatku bercampur menjadi satu dan membuatku tidak berarti sama sekali, mulai saat itu saya merasa sangat-sangat bersalah dan tidak berarti sebagai seorang istri sekaligus ibu, hal itu semakin membuatku tak patut untuk dihormati bahkan dikagumi.

Seiring berjalannya waktu, suamiku sudah jarang sekali untuk makan malam di rumah sehingga terkadang makanan malam basi dan harus dibuang sebab setiap malam semakin malam untuk pulang kerumah. Sebagai seorang istri saya coba memaklumi pekerjaannya sebagai dokter bedah dengan alasannya ada operasi sampai larut malam, sehingga waktu suamiku mau tidur dia minta dipijitin kakinya dan hampir setiap malam saya harus tidur dibawah kakinya untuk memijit kakinya karena saya berpikir bahwa suamiku terlalu lama berdiri dan dia tertidur begitu pulas.

Suatu hari saya dapat informasi bahwa suamiku sering dijemput dirumah sakit hampir setiap malam dan baliknya sekitar jam 01.00 malam. Sehingga suatu malam saya mau buktikan apa benar seperti itu, jam 12.00 saya kerumah sakit saya lihat mobil dinasnya ada di rumah sakit tapi setelah saya tanyai ke perawat yang jaga mereka katakan ada keluar tadi dijemput dengan mobil tapi kami tidak tahu siapa yang jemput. Seperti agen mata-mata saya parkir mobil saya diseberang rumah sakit biar tidak ketahuan, dan benar sekitar jam 01.00 malam saya lihat ada mobil taruna yang berhenti tepat di ujung jalan rumah sakit dan lampunya dimatikan, kemudian saya lihat seperti bayangan suamiku turun dari mobil itu yang cepat-cepat pergi melewati jalan samping rumah sakit. Saya langsung hidupkan mobil dan saat itu juga dengan tancap gas mobil taruna itu melaju pergi, dan saat saya sampai di rumah sakit suamiku sedang menuju mobil dinasnya langsung saya turun dan tanyakan:
"papi dari mana..?"
dia tidak menjawab tapi balik bertanya "kenapa kesini...?"
"Iya papi dari mana...!?" saya tanya lagi
"dari ruangan saya diatas.." coba mengelabui saya
"tadi saya kesitu tidak ada.." jawabku
"Ya sudah pulang saja...!" kata suamiku seakan mengusir saya, dan langsung masuk kedalam mobil dinasnya dan meluncur kejalan sehingga saya mengikutinya dari belakang sampai dirumah. Karena sudah larut malam saya tidak mau lagi bertanya persoalan tadi, yang pasti karena perasaan saya tersakiti seluruh badan pun rasanya lemah, capek sekali. Persoalan-persoalan ini sangat-sangat menekan batin saya sehingga membuat bobot tubuh saya berangsur-angsur turun menjadi kurus.

Suatu sore kira-kira jam 18.00 dimana suamiku sudah pergi praktek, dan saya sedang mengikuti fastar pembekalan untuk tambahan usaha kerja saya, saat itu hujan deras disertai guntur dan kilat, Praizi anakku menelponku katanya :
"mami cepat pulang,,, nih Mikhael sudah kayak orang gila sudah mau bunuh diri"
sambil teriak ketakutan Praizi menyuruh saya cepat pulang, dirumah saat itu hanya Praizi , Vonna keponakan suamiku dan Mikhael sedangkan kakak iparku sudah pulang kekampungnya.
Saya segera pulang karena saya sudah tahu gimana kalau Mikhael lagi ada masalah karena waktu dulu papinya masih di Ambon mendengar dan melihat masalah dalam rumah tangga kami membuat dia sangat tertekan sehingga dulu juga dia ingin bunuh diri.
Setiba dirumah sudah malam setengah tujuh saya lihat mikhael tangannya sudah berdarah tubuhnya basah kuyup berlumuran pasir dan rumput tidur di pinggir jalan dengan sebilah pisau ditangannya, saya cepat parkir mobilnya dan datangi dia kemudian memeluknya, saya katakan:
"Mikhael tolong sayang mami ya...?"
dia diam matanya kosong, dan akhirnya dia mau bicara;
"iya mi saya sayang mami,, tapi saya tidak sanggup melihat keluarga ini seperti ini, papi tidak sayang sama kami, saya malu sama teman-teman saya dengar cerita ini dan itu.."
"Iya nak.. tapi bukan berarti kamu harus menyiksa dirimu"
sambil saya suruh dia berdiri dan menuntunnya masuk kerumah, dengan pelan saya katakan ;
"Mikhael mandi dulu, nanti kita berdua keluar jalan-jalan"
Akhirnya anakku pergi mandi, sambil menunggu dia mandi saya coba tanyakan ke Praisi gimana keadaan Mikhael tadi, dan praisi menceritakan bahwa tadi dia menangis teriak dan berguling dijalan dengan pisau saat hujan dan ada petir. Selesai Mikhael mandi kemudian saya ajak dia keluar keliling di jalan sambil menghiburnya dan memberi motivasi supaya dia harus kuat. kemudian saya bawah dia kerumah hamba Tuhan Pdt. Frangky dan saat itu dirumahnya ada ibu Ester hamba Tuhan yang dari Balik papan, kemudian mulailah mikhael bercerita apa yang dia rasakan. Ibu Ester menguatkan Mikhael katanya :
"Mike apa yang kamu alami pernah dialami oleh anaknya bu Ester"
dan kemudian bu ester menceritakan apa yang dia alami bersama anak-anaknya. Dan kemudian bu Ester mengarahkan mikhael untuk memberi diri lewat talenta yang ada sama diri Mikhael di bidang musik untuk menyembah dan memuliakan Tuhan sehingga tidak larut dengan keadaan yang terjadi. Hingga tengah malam pukul 01.00 tak terasa akhirnya saya dan Mikhael pamit pulang. Tiba dirumah papinya belum pulang, karena dia bawa kunci rumah sekitar tengah malam dan kadang subuh baru pulang ke rumah.

Sunday, May 1, 2011

"Cintaku tak' kan mati"


Really aku kangeeeeennn....,
aku rindu Lieve..., kau slalu kurindu..,
terlalu indah bagiku tuk memiliki cintamu...,
walau kusadar tak dapat merengkuhmu...,
walau dirimu sudah pergi...., pergi meninggalkanku,
Walau mungkin kau t'Lah mlupakan aku,
"I keep my promise in my heart"..., Coz'
cinta ini tak'kan mati untukmu,
cinta ini tak'kan hilang dari hatiku,

Really aku mencintaimu selamanya...
walau kini kau sudah meninggalkanku....,
"With Love" selamanya dihatiku