
Lina yang beberapa hari lalu tak sempat berpamitan langsung kepadaku,
Lina... yang tak pernah mampu ku enyahkan dari tiap babak drama mimpiku.
Sebenarnya aku tak sedang sepi, tapi kau tahu kan Lina… selalu tahu bahkan, bagaimana suasana hatiku.
Sebenarnya aku tak sedang sepi, tapi kau tahu kan Lina… selalu tahu bahkan, bagaimana suasana hatiku.
Betapa saat sendiri tanpamu atau ramai dengan mereka rasanya sama saja.
Hanya sebuah pesan singkat saja, yang itupun aku tak tahu apakah ia akan tersampaikan kepadamu atau tidak?!
Sebuah ungkapan sederhana kulayangkan untukmu sambil tetap kubayangkan kehangatan dekapanmu. Biar dilarikan angin sampai di telingamu, membisiki syahdu “Selamat Natal, Linaku…”



