Saturday, May 7, 2011

"beautifully happy marriage"



PERNIKAHAN disediakan Tuhan utk kebaikan manusia.

Bagaimana pernikahan akan selalu bahagia:

1. Kebahagian pernikahan bukan pada kesempurnaan namun pengertian.

2. Kebahagiaan pernikahan tdk menekankan pada HAK namun KEWAJIBAN.

3. Kebahagiaan pernikahan tdk menekankan pada APA YG SAYA MAU, namun APA YG TUHAN MAU.

4. Kebahagiaan pernikahan tdk menekankan APA YG SAYA MILIKI namun APA YG TUHAN PERCAYAKAN




  • Kita semua diciptakan sempurna agar kita bijaksana terhadap ketidaksempurnaan kita di dalam menerima satu dengan yang lainnya, dalam hal menjalin hubungan pernikahan dengan cara yang sempurna karena itu dibutuhkan PENGERTIAN.

  • Kita semua punya hak untuk dicintai dan mencintai, , namun realita terkadang lain yang kita hadapi,, saat kita begitu sungguh2 mencintai kita dihianati. Namun tetaplah lakukan kewajibanmu untuk TETAP MENCINTAI sebab disaat kau menabur cinta kasih kau akan menuai cinta kasiH untuk dicintai.

  • Kita semua punya hak untuk memilih dan dipilih tapi seiring perjalanan pernikahan setelah sekian lama berumah tangga mulai ada perbedaan, pertentangan, keegoisan, sehingga mulailah kita bertanya pada diri sendiri "wah...saya sudah salah pilih..!, ini bukan jodoh saya?!". Jika semula kita berjanji dalam janji pernikahan dan kemudian diberkati, sehingga terpatri dalam janji 'TIDAK ADA' yang dapat memisahkan selain maut, NAMUN kenyataan yang kita mau dan kita yang buat perpisahan itu terjadi...!! kita melanggar apa yang TUHAN MAU dari kita, Untuk saling memperlengkapi menjadi satu kasih, satu hati, satu jiwa dan satu pengharapan kepada Tuhan.

  • Kita semua dianugerahkan talenta masing-masing untuk menjadi berkat bagi orang lain. Namun lewat talenta yang kita miliki, terkadang membuat kita tinggi hati sehingga keberhasilan yang kita raih seakan adalah hasil usaha kita sendiri dan kita lupa ada Tuhan yang menitip atau mempercayakan talenta itu kepada kita. Hingga suatu saat talenta kita diambil.., sudah siapkah kita.....? Demikian juga istri/suami sebagai pasangan kita bukan milik kita sepenuhnya tetapi hanya dititipkan atau dipercayakan kepada kita untuk mendampingi kita,,, bagaimana jika yang Empunya memintanya kembali..., sudah siapkah kita....?"

KEBAHAGIAAN PERNIKAHAN TIDAK DIPEROLEH LEWAT HARTA DUNIAWI apakah : (RUMAH.....?, MOBIL....?, ISTANA....?, JABATAN dan KEDUDUKAN...?,)
NAMUN..........,
KEBAHAGIAAN PERNIKAHAN AKAN diperoleh:
DISAAT KITA MENGERTI DAN MEMAHAMI,
DICINTAI DAN MENCINTAI,
MELAKUKAN APA YANG TUHAN MAU DALAM PERNIKAHAN KITA,
MEMPERTANGGUNG-JAWABKAN APA YANG TUHAN PERCAYAKAN KEPADA KITA,
disaat ITULAH SUASANA SORGAwi ADA DALAM RUMAH TANGGA KITA.



Glitter Photos



No comments:

Post a Comment