



Lieve... rasa rindu yang kita rasakan karna kita sedang diproses,
kusadari apa yang kita sedang hadapi ini,
adalah untuk membentuk kita menjadi pewaris yang memiliki kemuliaan-NYA,
mahkota kemuliaan itu sekarang ada di kepalamu
buatlah dia memancarkan cahaya kemuliaan saat kita melalui proses ini.
dan buatlah mahkota kemuliaan itu menjadi warisan yang terindah
buat anak-anak kita,,,,,
Mereka rindu punya kepala yang hebat yang menahkodai bahtera mahligai kebahagiaan yang sedang sama-sama kita "harus perjuangkan"
mereka tergantung pada nahkoda yang akan membawa mereka ke tujuan, "HINGGA SEMUA TERSENYUM BAHAGIA"
Lieve... mereka adalah milik kita dan kebanggaan kita berdua,
Hari ini saya diproses dengan hikmat Tuhan yang luar biasa,
sejak doa subuh sampai malam ini, bagaimana saya ingin memberikan yang terbaik buatmu,
Bagaimana anak-anak butuh suport dan bimbingan yang luar biasa tuk melalui persoalan yang mereka hadapi,,
saya cuma bilang perjalanan hidup kalian belum apa-apa, kalian baru memulai fase pembentukkan awal, kehidupan kalian masih panjang. Lihat penderitaan "KRISTUS" bagaimana DIA dicambuk, diludahi, dicaci, tubuh-Nya hancur sampai mati di kayu salib...,DIA tidak pernah menyerah dan bahkan tidak pernah mengeluh, seberat itukah penderitaan yang kalian tanggung...???
Mengapa "KRISTUS" mau mati untuk kau, untuk saya, untuk kita..?
Karena "DIA MENGASIHIMU, DIA MENGASIHI KITA"
DIA ingin kita memperoleh mahkota kemuliaan yang memancarkan "Kasih-NYA"
dalam perkataan kita,,,,
dalam perbuatan kita,,,,
dalam pelayanan kita,,,,
Sebagai seorang ayah/suami,,,,
sebagai seorang ibu/istri,,,,,
sebagai seorang anak,,,,
marilah kita sama2 buat yang baik dan terbaik dalam mewujudkan KASIH itu...??
mulailah dari hal yang paling kecil, yakni dari diri sendiri,, berikan yang terbaik.
tidak mudah memang, tapi kalau kita punya perbendaharaan hati yang baik, sudah pasti akan menghasilkan buah yang baik. buang segala hal negatif yang tidak baik.
Mari sama-sama kita bergandeng tangan,
mari sama-sama kita saling mengerti,
Mari sama-sama kita melangkah dengan satu hati,
"Hati yang penuh Kasih"
Mari sama-sama kita saling menopang dalam "DOA"
Yakin dan percayalah Tuhan mengasihi dan menyertai kita.
No comments:
Post a Comment