Monday, September 20, 2010

TOPLES MAYONES

TOPLES MAYONES ....
Manakala hidupmu tampak susah untuk dijalani ...
manakala 24 jam sehari terasa masih kurang ...
ingatlah akan
toples mayones dan dua cangkir kopi
.
* * * *


Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat dan mempunyai beberapa barang di depan mejanya.


Saat kelas dimulai, tanpa mengucapkan sepatah kata, dia mengambil sebuah toples kosong mayones yang besar dan mulai mengisi dengan bola-bola golf.

Kemudian dia berkata pada para muridnya, apakah toples itu sudah penuh. Merekapun menyetujuinya.

Kemudian dia mengambil sekotak batu koral diameter kecil dan menuangkannya ke dalam toples.
Dia mengguncang dengan ringan. Batu-batu koral masuk, mengisi tempat yang kosong di antara bola-bola golf.

Kemudian dia bertanya pada para muridnya, apakah toples itu sudah penuh?
Merekapun setuju bahwa toples itu sudah penuh.

Selanjutnya profesor mengambil sekotak pasir dan menebarkan ke dalam toples ... dan menggoyangkannya,
Tentu saja pasir itu menutup segala sesuatunya.
Profesor sekali lagi bertanya apakah toples sudah penuh ...
Para murid dengan suara bulat berkata, "Yes, it is full" ...

Profesor kemudian menyeduh dua cangkir kopi dari bawah meja dan menuangkan isinya ke dalam toples,
dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir.
Para muridpun tertawa ....

"Sekarang", kata profesor ketika suara tawa mereda, "Saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu".

"Bola-bola golf adalah hal-hal yang penting, seperti - Tuhan, keluarga, anak-anak, kesehatan, harapan",
"Jika segala sesuatu hilang dan hanya tinggal mereka, maka hidupmu masih tetap penuh".
"Batu-batu koral adalah segala hal lain, seperti pekerjaanmu, rumah dan mobil",
"Pasir adalah hal-hal yang lainnya lagi -- yaitu hal-hal yang sepele".

"Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dalam toples',
lanjut profesor, "Maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu-batu koral ataupun untuk bola-bola golf".

"Hal yang sama akan terjadi dalam hidupmu", "Jika kalian menghabiskan energi untuk hal-hal yang sepele",
"kalian tidak akan mempunyai ruang untuk hal-hal yang penting buat kalian".

"Jadi ...",
"
Berilah perhatian pada hal-hal kritis untuk kebahagiaanmu".
"Bermainlah dengan anak-anakmu", "Luangkan waktu untuk check up kesehatan", "Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam", "Akan selalu ada waktu untuk membersihkan rumah dan memperbaiki perabotan".
"Berikan perhatian terlebih dahulu kepada bola-bola golf -- Hal-hal yang benar-benar penting. Atur prioritasmu. Baru yang terakhir, urus pasir-nya".

Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, "Kopi mewakili apa, prof?"

Profesor tersenyum, "Saya senang kamu bertanya."
"Itu untuk menunjukkan kepada kalian, sekalipun hidupmu tampak sudah begitu penuh,

tetap selalu tersedia tempat untuk secangkir kopi bersama sahabat....
"

SEMOGA DAPAT MERUBAH POLA DAN CARA BERFIKIR KITA SELANJUTNYA.

1 comment:

  1. minta tulisan toples mayones-nya ya lieve,,, jadi inspirasi buat mi muat dalam tugas makalah ilmu fisafat sebagai bahan perenungan sekaligus tambahan materinya biar lebih mantappp toooh..?!
    DANKE Lieveeee....

    ReplyDelete