Letih… ku berdiri di bawah terik mentari
Semenjak engkau melangkah menjauh pergi
Hingga rambut ini mulai memutih
Masih… tak kutemui "MY AL" kembali
Letih… hanya saja raga ini b’lumlah mati
Hingga jiwa terus saja meminta tuk menunggumu disini
Sampai semua tersenyum…
Sampai larut penantian... " Bila Tuhan Berkenan"
ku butuh teman untuk melalui
Aku butuh kawan untuk berbagi
ku butuh bayangan untuk mengikuti
Aku butuh mentari untuk menerangi
ku butuh air untuk menyirami
Aku butuh pohon untuk meneduhi
ku butuh pagi setelah gelap hari
Aku butuh tempat untuk kudiami
ku butuh tersenyum setelah bersedih
Aku butuh hati untuk disayangi ntuk itulah
kuingin kau tetap mengingat..."AL"
Hingga kelak kutemukan "tulang rusukku yang hilang"
.... semua tersenyum....
Semenjak engkau melangkah menjauh pergi
Hingga rambut ini mulai memutih
Masih… tak kutemui "MY AL" kembali
Letih… hanya saja raga ini b’lumlah mati
Hingga jiwa terus saja meminta tuk menunggumu disini
Sampai semua tersenyum…
Sampai larut penantian... " Bila Tuhan Berkenan"
ku butuh teman untuk melalui
Aku butuh kawan untuk berbagi
ku butuh bayangan untuk mengikuti
Aku butuh mentari untuk menerangi
ku butuh air untuk menyirami
Aku butuh pohon untuk meneduhi
ku butuh pagi setelah gelap hari
Aku butuh tempat untuk kudiami
ku butuh tersenyum setelah bersedih
Aku butuh hati untuk disayangi ntuk itulah
kuingin kau tetap mengingat..."AL"
Hingga kelak kutemukan "tulang rusukku yang hilang"
.... semua tersenyum....
No comments:
Post a Comment